Showing posts with label Unik-Aneh. Show all posts
Showing posts with label Unik-Aneh. Show all posts

Friday, 19 October 2012

10 Zebra Cross Unik di Dunia

Di beberapa negara yang sangat menghargai pejalan kaki, zebra cross menjadi media penyaluran kreativitas seniman dan juga ajang promosi. 


Akhirnya zebra cross bukan sekadar garis hitam-putih, tetapi juga aksesori yang menambah keindahan sebuah kota. Di mana sajakah? 10 contoh di bawah ini bisa jadi sumber inspirasi.


Latin Insurance Cross Walk
 

Perusahaan asuransi di Peru merancang zebra cross yang aneh sebagai ajang promosi. Lajur-lajur dibuat dari beton menyeberangi lubang dengan buaya dan ular di bawahnya. Hal ini melambangkan bahwa, seseorang yang menggunakan jasa asuransi akan lebih mudah melintasi rintangan "hidup" yang penuh resiko.

Masalahnya, zebra cross ini tidak benar-benar terletak di tengah jalan, sehingga iklan tersebut menjadi tidak efektif. Walau kemudian cara promosi seperti ini diakui sebagai iklan paling kreatif sedunia.


McDonald's Crosswalk
 

Saat festival Zurifest di Swiss, perusahaan rantai makanan McDonald mengecat jalanan dengan desain zebra cross yang unik. Satu bungkus kentang goreng dengan logo perusahaan dan batang-batang kentang berwarna kuning sebagai tempat penyeberang jalan melangkah di atasnya.

 
Salburg School of Music – Piano Crosswalk


Zebra cross ini juga berlokasi di Swiss sebagai cara promosi sekolah musik Salzburg. Dengan bentuk bilah-bilah piano, zebra cross ini semakin unik karena setiap tanda "boleh menyeberang" menyala akan terdengar alunan piano. Orang yang menyeberang di atasnya bisa berjalan dengan gembira sambil menyanyikan lagu yang terdengar.



Curving Ego Crosswalk
 

Desainer Korea Jae Min Lim membuat zebra cross yang disebut "Ergo Crosswalk".  Bentuknya tidak seperti zebra cross konvensional, melainkan ada lajur yang lebih lebar di dekat trotoar.

Jae Min Lim yakin dengan zebra cross rancangannya, maka akan mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya.


Bubbles Hair Salon Comb Crosswalk

 

Sebagai penanda lokasi salon di Roma, Italia, dibuatlah zebra cross berbentuk sisir di jalanan depannya. Unik ya, orang yang melintas pasti langsung tahu lokasi salon tersebut.

 
Diagonal Crosswalk
 

Di salah satu persimpangan di Los Angeles, ada zebra cross yang dibentuk ke berbagai arah termasuk diagonal. Dengan lintasan penyeberangan jalan seperti ini, orang tak perlu menyeberang dua kali dari satu sisi ke sisi lain yang berjauhan. Jadi lebih praktis, kan?

 
Sentieri Urbani Crosswalks
 

Dua desainer bersaudara D. Adriano dan G. Adriano dari Italia merancang zebra cross yang lebih individual. Tujuannya, setiap pejalan kaki yang menyeberang di atasnya bisa sekaligus mengetahui informasi seputar tempat-tempat di sekelilingnya yang akan mereka kunjungi.


Shopping Curitiba Crosswalk
 


Zebra cross bergambar barcode ini letaknya di Brazil. Dirancang oleh Opus Multipla sebagai penanda keberadaan mal di seberangnya.


South Africa Tourism Crosswalk
 

Bila zebra cross terilhami dari garis-garis pada hewan zebra, sepertinya zebra cross paling harfiah sesuai bentuk aslinya ada di Afrika Selatan ini. Lihat foto, lajur-lajur seperti itulah yang ada pada zebra.

Sebagai ajang promosi bagi wisatawan, zebra cross ini memang dibuat dengan tujuan menyambut pengunjung yang siap mengeksplor Afrika, tempat zebra-zebra hidup di gurun nan tandus. Uniknya, zebra cross ini berada di Mumbai, India. Kebetulan, South Africa Tourism memang sedang promosi menarik lebih banyak wisatawan dari India.

 
Crosswalk by Road worth
 

Mungkin ini satu-satunya zebra cross yang tidak menggambarkan lajur-lajur seperti lainnya. Entah apa maksud sang desainer, Peter Gibson dengan gambar mata angin tersebut.

Kabarnya, saat ia mengerjakan tahun 2001 lalu, ia ingin jumlah mobil dan sepeda semakin sedikit di jalanan Montreal, Kanada. Akibat ulahnya, justru tidak membuat banyak orang senang. Dan, di tahun 2004 akhirnya Gibson masuk tahanan dengan 53 dakwaan.
 
Sumber: weirdlyodd.com

Fantastis, 24 Miniatur Motor dari Jam Tangan Bekas yang Keren

Memang imajinasi dan kreatifitas seseorang tidak pernah ada batasnya. Lihat saja kreatifitas yang satu ini, jam tangan yang sudah bekas yang mungkin sudah tidak pernah kita lirik lagi, bisa disulap oleh para seniman menjadi kreasi tingkat tinggi dengan hasil yang luar biasa seperti di bawah ini.







































































Sumber : forum.viva.co.id

9 Monster Sungai yang Hidup di Berbagai Perairan Dunia

1. African Lungfish 


Makhluk sungai yang cukup aneh menurut saya. Bagi orang yang belum pernah melihatnya, pasti akan mengira makhluk ini sebagai monster karena bentuknya yang menyeramkan. 

Namun, meskipun bentuknya mengerikan, hewan ini sama sekali tidak berbahaya. Ikan ini beradaptasi dengan lingkungannya yang kurang oksigen, sehingga membuat ikan ini jarang terlihat oleh manusia. 


2. Goliath Tigerfish 


Mendengar namanya saja, kita sudah tahu jika makhluk ini bukan makhluk sembarangan. Dengan panjang mencapai 1,5 meter lebih dan gigi yang tajam, tentu banyak orang yang takut dengan tampang seram ikan ini. 

Goliath Tigerfish merupakan varian terbesar dalam keluarga Tigerfish, dan merupakan predator yang hebat. Ikan ini terkenal akan kekuatan dan kecepatannya. 


3. Vampire Piranha 


Piranha Vampir merupakan kerabat dekat dari ikan piranha yang terkenal dari sungai Amazon. Ikan ini dinamakan vampir piranha karena gigi taringnya yang dapat mencapai 6 inci. Ikan piranha yang jarang diketahui ini hidup di sungai Orinoco, Venezuela. 


4. Mekong Giant Catfish 


Pasti sebagian besar pembaca sudah mengetahui ikan yang satu ini. Ikan yang hampir mirip dengan hiu paus ini merupakan ikan air tawar terbesar yang pernah ditemukan dan berasal dari China. Ukuran terbesarnya lebih mendekati paus ketimbang ikan air tawar pada umumnya. 


5. Bagarius Yarelli 


Dikenal juga sebagai "Yeti dari sungai" atau Ikan lele pemakan daging. Ikan ini mempunyai gigi-gigi tajam dengan panjang mencapai 1 inci. Bahkan, ikan yang habitatnya tersebar di beberapa negara di Asia ini dikatakan suka memakan daging manusia, walaupun masih sebatas rumor. 


6. Alligator Gar 


Makhluk sungai yang satu ini tampak seperti perpaduan antara alligator dengan ikan. Hewan yang hidup di Amerika Utara ini jarang berburu mangsa, namun menunggu mangsa yang lewat di depan mulutnya, kemudian ia menerkamnya dengan kecepatan yang luar biasa. 


7. Pirarucu 


Sekilas Pirarucu mirip sekali dengan ikan arwana yang terkenal di Indonesia, ikan ini pun memiliki kesamaan dengan ikan arwana, yaitu sama-sama suka melompat ke udara untuk berburu maupun menghirup udara. Ikan ini sejatinya tidak berbahaya, namun jika merasa terancam, ia akan menggunakan kepalanya untuk senjata pertahanan diri. 


8. Chinese Paddle Fish 


Ikan yang berasal dari China ini memang unik. Banyak orang yang mengatakan jika ikan ini adalah ikan dengan wajah terburuk di dunia. Meskipun mendapat julukan sebagai Raja Sungai Yangtze, namun ikan ini diduga telah punah. 


9. Piraiba Catfish 


Ikan yang panjangnya bisa mencapai 3 meter dengan berat 272 kg ini membuat takut sebagian besar pemancing. Ikan ini terkenal akan kekuatannya, bahkan ikan ini dikatakan mampu membuat seorang manusia tenggelam karena kekuatannya. 

Banyak rumor yang beredar jika penyebab pemancing-pemancing yang hilang ketika memancing di sungai adalah karena diseret oleh ikan ini kedalam sungai hingga tenggelam. 


Ternyata sungai pun tidak kalah dengan lautan, banyak makhluk-makhluk unik hidup disini. Walaupun bentuk fisik mereka terbilang unik dan aneh, namun tidak bisa dipungkiri lagi jika bumi masih menyimpan banyak potensi yang belum ditemukan olah manusia.

Sumber : juraganunik.com

Menakjubkan, Crop Circle di Padang Salju

Mungkin Anda berpikir kalau pola-pola menyerupai crop circle di bawah ini adalah ulah dari alien. Namun sebenarnya ini adalah buatan manusia yang bernama Simon Beck.

Simon Beck yang berusia 54 tahun ini berhasil membuat pola-pola indah pada bukit salju dan danau yang membeku di Les Arcs, sebuah tempat rekreasi ski di French Alps. 


Ukuran snow circle yang dibuat Simon ini sangat besar, hingga ekuivalen dengan enam kali luas lapangan rugby. Anda juga mungkin berpikir kalau Simon menghabiskan waktu berhari-hari untuk menyelesaikan satu pola, namun sebenarnya Simon hanya membutuhkan waktu 10 jam. 

Ditambah lagi Simon hanya menggunakan sepatu salju saja. Simon melakukan kebiasaan aneh ini dikarenakan suatu masalah pada kakinya yang menyebabkan dia tidak bisa berlari lagi, jadi satu-satunya olahraga yang bisa dilakukan adalah melangkahkan kaki di salju. 

Saat beberapa orang melihat karya abstraknya, mereka mengganggap kalau karya Simon ini terinspirasi dari crop circle, namun sebenarnya Simon mendapat inspirasinya dari sebuah rak yang ditinggalkan di taman pasir di kuil Kyoto.

Simon sudah membuat ratusan pola salju sejak pertama kali membuat pola salju pada tahun 2004, dan hasil karyanya bisa dilihat di halaman Facebook miliknya. "Ini merupakan suatu hal yang alami saya lakukan," kata Simon.

Simon memulai karyanya dengan menggambar terlebih dahulu di buku untuk memastikan akan menjadi seperti apa bentuknya nanti. Lalu dia mencari lahan salju kosong dan sepi dari turis agar tidak mengganggu dan merusak karyanya sebelum sempat difoto oleh Simon. 

Simon juga mencari tempat yang aman dari longsor dan jika ingin membuat di danau beku, harus dipastikan esnya cukup tebal untuk ditapaki. Simon mengatakan kalau proses pembuatannya itu cukup melelahkan namun dia menikmatinya.

Pada tahun 2013, Simon berencana untuk pergi ke Norwegia setelah berada di Les Arcs selama 8 tahun dan akan membuat pola salju di sana.



























Sumber :
jadiberita.com
Mungkin Anda berpikir kalau pola-pola menyerupai crop circle di bawah ini adalah ulah dari alien. Namun sebenarnya ini adalah buatan manusia yang bernama Simon Beck.

Simon Beck yang berusia 54 tahun ini berhasil membuat pola-pola indah pada bukit salju dan danau yang membeku di Les Arcs, sebuah tempat rekreasi ski di French Alps. 


Ukuran snow circle yang dibuat Simon ini sangat besar, hingga ekuivalen dengan enam kali luas lapangan rugby. Anda juga mungkin berpikir kalau Simon menghabiskan waktu berhari-hari untuk menyelesaikan satu pola, namun sebenarnya Simon hanya membutuhkan waktu 10 jam. 

Ditambah lagi Simon hanya menggunakan sepatu salju saja. Simon melakukan kebiasaan aneh ini dikarenakan suatu masalah pada kakinya yang menyebabkan dia tidak bisa berlari lagi, jadi satu-satunya olahraga yang bisa dilakukan adalah melangkahkan kaki di salju. 

Saat beberapa orang melihat karya abstraknya, mereka mengganggap kalau karya Simon ini terinspirasi dari crop circle, namun sebenarnya Simon mendapat inspirasinya dari sebuah rak yang ditinggalkan di taman pasir di kuil Kyoto.

Simon sudah membuat ratusan pola salju sejak pertama kali membuat pola salju pada tahun 2004, dan hasil karyanya bisa dilihat di halaman Facebook miliknya. "Ini merupakan suatu hal yang alami saya lakukan," kata Simon.

Simon memulai karyanya dengan menggambar terlebih dahulu di buku untuk memastikan akan menjadi seperti apa bentuknya nanti. Lalu dia mencari lahan salju kosong dan sepi dari turis agar tidak mengganggu dan merusak karyanya sebelum sempat difoto oleh Simon. 

Simon juga mencari tempat yang aman dari longsor dan jika ingin membuat di danau beku, harus dipastikan esnya cukup tebal untuk ditapaki. Simon mengatakan kalau proses pembuatannya itu cukup melelahkan namun dia menikmatinya.

Pada tahun 2013, Simon berencana untuk pergi ke Norwegia setelah berada di Les Arcs selama 8 tahun dan akan membuat pola salju di sana.



























Sumber : jadiberita.com